aku manusia, bernapas, berkedip, bermimpi
mimpi tentang lipatan akan tabir-tabir sepi
yang lembarannya perlahan terkoyak dan kini mulai pergi
berubah wujud, hei
aku manusia, punya hati ! punya mimpi !
aku manusia berdoa, bercinta, berita
waktuku kian habis dan aku terus menua
gudang canda juga hampir tak tersisa
tentang masa muda dan ribuan cita-cita
aku manusia tumbuh dan berkembang
mataku mengembang layaknya wawasan
rambut-rambutku tumbuh bersama ketakutan
namun ini tantangan,
yang terbenam dalam harapan
aku, hari ini kulihat dunia. juga beban-bebanku yang sedang tertawa
hari ini menjadi pecahan fragmen segala mimpi akibat realita
warnaku tak tertangkap mata, tak dapat berkata-kata
aku tak mau hidup selamanya,
biar saja lenyap semuanya
hai AKU manusia tulang punggung keluarga
biar mengembun semua uap cita-cita
akan kupanen dan kuminum dengan sukaria
antonius richard, bali, januari 2012
mimpi tentang lipatan akan tabir-tabir sepi
yang lembarannya perlahan terkoyak dan kini mulai pergi
berubah wujud, hei
aku manusia, punya hati ! punya mimpi !
aku manusia berdoa, bercinta, berita
waktuku kian habis dan aku terus menua
gudang canda juga hampir tak tersisa
tentang masa muda dan ribuan cita-cita
aku manusia tumbuh dan berkembang
mataku mengembang layaknya wawasan
rambut-rambutku tumbuh bersama ketakutan
namun ini tantangan,
yang terbenam dalam harapan
aku, hari ini kulihat dunia. juga beban-bebanku yang sedang tertawa
hari ini menjadi pecahan fragmen segala mimpi akibat realita
warnaku tak tertangkap mata, tak dapat berkata-kata
aku tak mau hidup selamanya,
biar saja lenyap semuanya
hai AKU manusia tulang punggung keluarga
biar mengembun semua uap cita-cita
akan kupanen dan kuminum dengan sukaria
antonius richard, bali, januari 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar