detik ini detik gila
semua kacau tidak mengerti dunia, teriak , ruak ruah sumpah serapah tertera
aku tak mengerti dunia
hanya pada detik ini
seakan tak ada puitis kata tersedia
oh aku tak kira
ada apa dengan masa muda, masa depan, mengapa hidup manusia berbeda
apakah aku
siapa
sudah gila ?
menggilai diri sendiri ? seakan semua serba berbeda
dan mereka berbisik, " dia sudah gila "
tidak mengerti cinta, hal abstrak yang dinikmati tergila-gila
sampai semua mengaku gila, padahal hanya aku
mengapa semua gila keabstrakan, padahal aku gila akan hidup
terbit terbenam hari yang sudah padam artinya namun tetap saja, gila
apa arti gila ? lidah enggan menyapa terlebih bertanya padamu, bukan kah aneh diucap ? g-i-l-a ?
para gila itu menggila dalam gila-gilaan galian kegilaannya, terperusuk dalam , apa yang dicarinya ?
hanya kegilaan. harta, ambisi, dan cinta (semua lahir dan keturunan gila) para penggila itu
jangan bilang ini visi gilaku, sama seperti pemabuk, melayang terbang
rapuh , remuk dan hilang
detik ini aku menggila, dalam malam hujan yang menggila
gila karena dipusingkan sepele cinta gila, hal semu, sebenarnya tak ada
harta gila, sebenarnya hanya benda
ilmu gila yang membuat gila
entah apa yang kutulis aku gila
tergila-gila akan semua kegilaan dunia
untuk semua yang setuju akan hari yang gila, antonius richard
semua kacau tidak mengerti dunia, teriak , ruak ruah sumpah serapah tertera
aku tak mengerti dunia
hanya pada detik ini
seakan tak ada puitis kata tersedia
oh aku tak kira
ada apa dengan masa muda, masa depan, mengapa hidup manusia berbeda
apakah aku
siapa
sudah gila ?
menggilai diri sendiri ? seakan semua serba berbeda
dan mereka berbisik, " dia sudah gila "
tidak mengerti cinta, hal abstrak yang dinikmati tergila-gila
sampai semua mengaku gila, padahal hanya aku
mengapa semua gila keabstrakan, padahal aku gila akan hidup
terbit terbenam hari yang sudah padam artinya namun tetap saja, gila
apa arti gila ? lidah enggan menyapa terlebih bertanya padamu, bukan kah aneh diucap ? g-i-l-a ?
para gila itu menggila dalam gila-gilaan galian kegilaannya, terperusuk dalam , apa yang dicarinya ?
hanya kegilaan. harta, ambisi, dan cinta (semua lahir dan keturunan gila) para penggila itu
jangan bilang ini visi gilaku, sama seperti pemabuk, melayang terbang
rapuh , remuk dan hilang
detik ini aku menggila, dalam malam hujan yang menggila
gila karena dipusingkan sepele cinta gila, hal semu, sebenarnya tak ada
harta gila, sebenarnya hanya benda
ilmu gila yang membuat gila
entah apa yang kutulis aku gila
tergila-gila akan semua kegilaan dunia
untuk semua yang setuju akan hari yang gila, antonius richard
Tidak ada komentar:
Posting Komentar