In the end , your blog'll be your last listener

Jumat

2 (dua) substansi

pikiran
substansi semua kehidupan ?
jati diri dari sebuah transendensi ?
mengulik arti diri ? akumulasikan !
katanya

hati mati, dia terbunuh
dominasi akal tiada henti
hingga hanya bisa tegap berdiri, terhenti

menggerinjang kejang hidup kejam tak tertahan
katanya

maaf jika hanya seluas ini, cakupan dari kemampuan yang kau panggil dia
mengukur
tipu daya habis kau tak mampu selami, jati diri
karena hati sudah mati, lagi-lagi katanya
aku yang tikam,
begitu saja , cepat dan bersih, noda tak terpercik, tidak jua hangat
seakan eksistensi itu tercipta tidak


ternyata aku terbangun dari pejam, hanya sebuah mimpi
dan hati sudah berada dalam gelas di sebelah kiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar