In the end , your blog'll be your last listener

Selasa

wah, ternyata sudah tembusi kamarku
tidak tidak, aku tidak berintensi apapun untuk sang surya

aku bicara tentang kau
sosok kelam merasuk jiwa dan racuni tanpa sisa
menuang hasrat namun menenggelamkan seluruh daya
karam dalam kepercayaan diriku
menaruh kenang-kenangan dalam etalase namaku

kau pukul jatuh buah ranum, seperti itu diriku
kau hadir lagi dalam apa yang kusebut dengan mimpi

mimpi, ilusi tak tersingkap apapun, tak juga gemuruh menyentuh
hadir dalam pulas nafasmu beristirahat
hingga bingar hari hidupku, itu karena kau. mimpi

jadi aku tenggelam dalam topeng bernama harapan
kesempatan adalah hal paling maya di muka daratan ini bagiku pada detik
detik setelah kau baca ini......
detik setelahnya juga
lagi
lagi

kenapa kau muncul di mimpiku, lebih sering dari jadwal surya bosan berkeliling melewatiku
dan kenapa


hanya di mimpi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar